Investasi menjadi salah satu cara untuk menambah pundi-pundi kekayaan. Namun, apabila masih pemula, kamu perlu berhati-hati karena berinvestasi bukanlah sesuatu tanpa risiko.

Jika salah memutuskan bisa jadi uang yang diinvestasikan lenyap tak bersisa. Untuk itu, kamu harus bisa menghindari kesalahan-kesalahan investasi yang biasa dilakukan investor pemula. Berikut 5 kesalahannya:

1. Banyak Spekulasi

Kesalahan investasi pertama yang paling sering dilakukan oleh investor pemula adalah terlalu banyak berspekulasi. Jangan pernah berjudi atau berspekulasi saat berinvestasi. Berinvestasilah berdasarkan pengetahuan dan pemahaman dari segala informasi yang berkaitan yang bisa dipelajari.

Selain itu, keputusan yang kamu ambil saat berinvestasi harus siap dipertanggung jawabkan berdasarkan tingkat risiko dan berkomitmen padanya untuk sementara waktu.

2. Tidak Punya Riset

Banyak orang yang merugi karena tidak mempertimbangkan hal-hal inti dan menjadikannya sebagai sebuah riset. Sebaiknya, sebelum mulai berinvestasi, pastikan kamu sudah melakukan riset terhadap jenis investasi yang diminati.

Umumnya, riset membantu investor untuk memahami instrumen atau produk investasi yang diminati serta segala risiko yang berkaitan dengannya. Tidak melakukan riset sebelum berinvestasi sama saja seperti tidak mempersiapkan senjata saat pergi ke medan tempur.

Apabila kamu berniat berinvestasi di pasar reksa dana, lakukan riset terhadap produk, manajer investasi dan agen penjualnya. Dengan begitu, kamu bisa memahami seberapa besar risiko yang harus ditanggung untuk mendapatkan keuntungan yang ada. Kamu juga bisa lebih berhati-hati dalam menginvestasikan dana yang dimiliki agar tidak melakukan kesalahan investasi.

3. Tidak Pertimbangkan Jangka Waktu

Kesalahan investasi selanjutnya, adalah tidak mempertimbangkan jangka waktu sebelum berinvestasi. Beragam jenis investasi memakan waktu beberapa periode agar pokok dana investasimu kembali sepenuhnya beserta bunganya.

Kamu dituntut untuk berkomitmen menurut jangka waktunya. Bila Anda kira-kira membutuhkan dana investasi tersebut dalam jangka waktu dekat, sebaiknya jangan diinvestasikan seluruhnya.

Selain itu, apabila kamu memiliki target dalam jangka waktu tertentu, misalnya menggunakan keuntungan investasi untuk menyekolahkan anak di masa mendatang, maka memilih investasi dengan jangka waktu yang tepat bisa membatu mewujudkan target jangka panjangmu.

4. Tak Punya Diversifikasi

Apabila menempatkan seluruh dananya di satu tempat saja, maka sudah dipastikan investor tersebut akan mengalami kerugian yang luar biasa. Untuk itu, kesalahan investasi ini wajib kamu hindari.

Sebaliknya, diversifikasi sangat penting untuk dilakukan apapun instrumen investasi yang dituju. Selain membagi tingkat risiko yang harus ditanggung oleh dana investasi, diversifikasi juga memperluas peluang untuk mendapatkan keuntungan.

Sebaiknya Anda mengalokasikan dana investasi yang dimiliki ke beragam peminjam dengan tingkat risiko yang beragam, tujuan investasi, hingga jangka waktu.

5. Tak Seimbang Antara Keuntungan dan Risiko

Kesalahan investasi terakhir adalah kebanyakan investor pemula lebih mengutamakan keuntungan tanpa menganalisa risikonya. Padahal, setiap keuntungan yang diharapkan pasti disertai dengan tingkat risiko.

Apabila sebuah jenis investasi menawarkan keuntungan yang menarik, pertimbangkan juga risiko yang ada di baliknya. Perlu diingat, jangan pernah menginvestasikan nominal uang yang kamu sendiri tidak siap kehilangannya apabila merugi. Untuk itu, seimbangkan keuntungan dengan risiko setiap kali kamu berinvestasi.

Untuk investasi Reksa Dana dengan tujuan liburan, kamu bisa mencoba platform digital penjual Reksa Dana, investasikita.com. Tak perlu modal besar, investasi di KITA cukup memiliki dana Rp 100 ribu. Dalam platform tersebut, Anda juga bisa mencoba investasi melalui Reksa Dana dengan tujuan yang lain.

 

Source – https://www.investasikita.com/#/news-detail/4852/investasi-reksa-dana